WASEKJEN DPP FBI JELASKAN MEDIA YANG BERHAK MEMAKAI NAMA DAN LOGO FBI

 

Wasekjen DPP FBI Anang Efendi, S.ag

Tangerang Selatan – TFBI

Beredarnya media online FBI news yang memakai Logo serta nama Ormas FBI,membuat Wasekjen Forum Bhayangkara Indonesia ( FBI ) Anang Efendi, S.ag Angkat bicara :

” Saya mengetahui sudah sejak lama adanya perpecahan di struktur Tabloid Forum Bhayangkara Indonesia (TFBI).Memang Dulu TFBI memiliki 2 produk : cetak dan Online dan ke 2 produk itu namanya Sama TFBI,hanya ada tambahan TFBI Online , ” ditambahkannya , ” seiring berjalannya waktu muncullah 2 kubu,cetak manajemen sendiri begitu juga online sehingga terjadi kebingungan awak media TFBI , ” ungkapnya.

Masih menurut Anang,hal tersebut terjadi Dikarenakan Ada kekosongan Pimpinan Umum TFBI.

Anang melanjutkan “seharusnya online TFBI tidak boleh membuat menejemen sendiri,Karena sudah ada manejemen yang sudah terbentuk dan Berjalan” .

 

 

Sebagai Kutipan,saya tampilkan liputan hal mengenai TFBI ;

 

https://etabloidfbi.wordpress.com/berita-utama/waketum-i-dpp-fbijelaskan-media-fbi-yang-berhak-memakai-logo-ormas-fbi/

 

Disini jelas apabila ada media yang memakai logo selain TFBI cetak dan etabloidfbi online maka media itu tidak diperbolehkan dan FBI (baca ormas) tidak bertanggung jawab.

 

Didalam pertanggung jawaban TFBI cetak dan Online etabloidfbi selalu melaporkan perkembangan maupun pemberitaan di jajaran DPP FBI.Dan setiap laporan selalu ditanggapi positif oleh : Dewan Pendiri,Dewan Pembina,dewan Penasehat,Para Wakil Ketua Umum,Ketua 2 yang membidangi sosial masyarakat dan kesekretariatan.

 

“Untuk Itu saya menghimbau Kepada seluruh Pengurus FBI (forum Bhayangkara Indonesia) DPP,DPD,DPC,Depiran agar tidak menanggapi pemberitaan Selain TFBI cetak dan etabloidfbi online” tegas Anang .

 

” kepada seluruh instansi terkait agar tidak menerima dalam bentuk apapun awak media yang diluar TFBI cetak Maupun etabloidfbi.awak media kami (TFBI) dilengkapi dengan ID Pres yang didalamnya ada web resmi dan surat tugas serta dimuat di box redaksi” jelas Wasekjen.(red)