INI KATA ANDAR M. SITUMORANG TERKAIT STEATMENT NOVEL BASWEDAN

menurut Andar Statement Novel Baswedan Sampah, Pengakuan Abal-abal

Jakarta – TFBI

statement-statement Novel baswedan yang beredar melalui media massa, di nilai Direktur Goverment Againts Corruption & Discrimination (GACD) Andar M Situmorang statement-statement tersebut dalam kasus penyiraman yang dialami Novel adalah sampah.

 

Andar mengatakan, ” Seluruh statement yang keluar dari mulutnya si Novel di Singapura adalah pengakuan sampah,” ujar Andar, di Jakarta, Rabu (02/8).

 

masih Menurut Andar, berbagai pengakuan-pengakuan Novel yang selama ini ramai dimedia hanya sah bila dilakukan dalam Berita Acara Pemeriksaan penyidik atau memberi keterangan melalui kedutaan RI di Singapura. “Diluar itu, pengakuan sampah atau statement abal-abal dari Novel penyidik Pollri yang berhianat sama Polri,” tegasnya.

 

Andar mengatakan bahwa lebih baik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera membereskan kasus korupsi yang selama ini sengaja tidak disentuh oleh KPK,Dari pada sibuk dengan statement yang hanya menebar isu.

 

Seperti Paulus Tanos pemenang proyek e-KTP senilai 2,8 Triliun yang di markup menjadi 5,9 Triliun. “Yang oleh KPK disuruh kabur ke Singapura, tapi bisa jadi saksi Aspal Via Telecompren langsung ke ruang sidang tipikor hanya untuk menjerat 4 terdakwa dan ketua DPR RI,” ungkap Andar.

 

Selanjutnya, Andar juga menantang KPK segera menahan Anggota DPR RI periode 2005-2014, Johny Allen Marbun. “Bukti sudah kuat tapi Novel itu kolusi dengan Jhonny, sampe sekarang lolos aja,” jelasnya.

 

Lebih jauh Andar mengatakan, “ada beberapa pertanyaan saya yang harusnya dijawab oleh KPK, agar masyarakat bisa melihat kebenarannya,” ucap Andar.

 

Adapun pertanyaan-pertanyaan Andar tersebut meliputi, seberapa besar Dana APBN yang dihabiskan KPK dalam 1 tahun, serta berapa perkara yang mampu disidangkan KPK dalam 1 tahun.

 

“Berapa biaya obat yang sudah dihabiskan Novel, dan biaya dari mana pengobatan Novel di Singapura?,” tanya Andar.

 

motivasi KPK membiarkan Paulus Tanos kabur ke Singapura juga di pertanyakan Andar, serta motivasi apa KPK bisa hadirkan Paulus Tanos bisa bersaksi Via Teleconfren langsung ke ruang tipikor, ditambahkan Andar, “ Berapa biaya berobat Novel yang sudah dikeluarkan Paulus Tanos, kan di Rumah Sakit Singapura,” ungkapnya. ( Anang)