ASAP PABRIK GULA MERAH ILEGAL RESAHKAN WARGA SUKOLILO

Asap Pabrik gula di desa Sukolilo

Kab. Malang – TFBI

Warga  desa Sukolilo Kecamatan Wajak kab. malang mengeluh adanya pabrik gula merah,hal tersebut di sebabkan adanya asap dan tidak mengantongi IJIN.

Sudah sekitar 4 tahun ini keberadaan pabrik gula merah beroperasi di desa sukolilo, namun ironisnya sampai saat ini belum mengantongi ijin dan asap pembakaran gilingan tebu yang dari karet ban sangat mengganggu warga sekitarnya .

saat awak media mendatangi pengusaha gula merah di dukuh Napel, Muhammad  Badri (48 th) pemilik usaha ini buta dengan perijinan usahanya dan tidak tau sama sekali dan tidak peduli terhadap lingkungannya,

kepada wartawan TFBI Muhammad badri menyampaikan,” pabrik gula merah di desa Sukolilo ada sekitar 10 pabrik yang syarat tidak ada ijin sama sekali baik dari desa atau dari dinas perijinan malang, ” ucapnya (2/9/2017).

Masih kata muhammad badri  untuk kejelasannya  semua pengusaha gula merah sekitar 10 orang di kumpulkan ke kantor balai desa Sukolilo untuk mendapat pengarahan yang lebih lanjut dan siap mengurus ijin ke dinas terkait.

Warga berinisial BN  mengeluh dengan adanya pabrik gula merah ini yang tidak  memperdulikan warga sekitar yang di sebabkan asap pembakaran gilingan tebu ini, “saya sangat prihatin dan kasihan dengan anak- anak kecil asapnya menyengat karena bahan bakar di ambilkan dari ban / karet  termasuk saya dan orang tua ini ikut jadi korban asap yang bisa menyebabkan sesak nafas, ” keluh BN.

Dengan adanya pabrik-pabrik ilegal tersebut, warga berharap ke pemerintahan desa segara tanggap dan  menjembatani antara warga dan pengusaha , ” Jangan yang untung pengusaha namun yang menghirup udara tebal  warga , ini merusak kesehatan warga Lingkungan  sekitar pabrik, ” pungkas salah seorang warga.

Pembakaran gula merah ada dua macam , yaitu : 1. Ampas tebu menurut warga  kalau ini tidak begitu sesak nafas karena warga masih tahan  .

2 . Ban / karet menurut warga inilah  yang paling membahayakan pernafasan warga. (RZ)