LALAI DALAM MENGEMUDIKAN KENDARAAN, KARYAWAN BRI TERANCAM HUKUMAN 1 TAHUN

Dua kendaraan yang beradu muka ringsek di TKP

Kediri – TFBI

Kalau namanya lagi apes sedang menimpa, maka siapapun tidak dapat menghindar. Hal ini sedang  dialami warga kediri, saat sedang mengemudikan mobil minibus  jenis Avanza bernopol AG 1675 GZ bertabrakan  dengan truck jenis trailer bernopol B 9911 JS, setelah kedua kendaraan ini berada dalam satu jalur namun dengan arah berlawanan.

 

Mobil avanza yang dikemudikan Feby Bangun Anga (29) warga Dusun Jombangan Desa Tretek Kecamatan Pare Kabupaten Kediri, berada di jalur kanan pada saat berusaha mendahului sepeda motor didepannya.

 

Namun sial, karena belum sempat kembali ke jalurnya lagi (sisi kiri-red), tiba-tiba muncul truck jenis trailer dari arah berlawanan yang dikemudikan oleh M.Muslih (36) warga Desa Bareng Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro, maka tabrakan keduapun tak terhindari.

 

Menurut Kanit Laka Polres Kediri IPTU Roni Robi, pengemudi mobil jenis avanza terancam hukuman 1 tahun penjara karena dianggap lalai, sekaligus menjadi penyebab terjadinya kecelakaan.

 

“Untuk proses penyelidikan lebih lanjut, kedua barang bukti kita amankan di Unit Laka Polres Kediri,” terangnya kepada awak media Sabtu (26/8/2017)

 

Dia menjelaskan bahwa Feby pengemudi Avanza dijerat dengan UU No 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan Pasal 310 Ayat (2) yang ancaman maksimumnya 1 Tahun Penjara atau denda sebanyak Rp 20 Juta.

 

Untuk diketahui, pada saat kecelakaan, ternyata Feby Bangun Anga yang berstatus karyawan BRI ini sedang membawa 4 penumpang karyawan BRI lainnya, yakni Ilsa Yoga (29), Abraham Kristanto Andrian (29), M.Arif Lukman (28), dan Yosi (31). ( Rds’08)