LOGO BRANDING THE HEART OF EAST JAVA KAB. MALANG SEMAKIN KEREN

Malang- TFBI

Tak cukup hanya di taman dan ruas jalan kabupaten Malang,logo branding wisata Kabupaten Malang The Heart of East Java di bawah kendali Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Malang terus di kembangkan.

Kini tepat nya di Pendopo Kabupaten Malang Kepanjen menjadi target nya. Beberapa pergola yaitu bagian dari bangunan rumah yang fungsinya untuk peneduh atau pelindung dari panas sengatan sinar matahari  kini semakin semarak dengan branding yang digagas Bupati Malang Dr H Rendra Kresna.

 

Menurut Wahyu Hidayat Kepala Dinas PKPCK Kabupaten Malang, pembuatan dan pemasangan logo branding wisata sebagai bentuk program andalan, tidak sekedar perlu ada di ruang terbuka umum saja, tapi di dalam perkantoran juga.

 

“Tentunya akan semakin menguat branding ini kalau terpasang di wilayah perkantoran juga. Kita sasar dan selesaikan dulu untuk Pendopo Kabupaten,”kata Wahyu Hidayat yang begitu aktif mempromosikan berbagai kegiatan, baik berkaitan dengan program bedah rumah, sanitasi air bersih sampai pada optimalisasi pariwisata diberbagai skala (16/08).

 

Pemasangan baliho logo branding Pariwisata Kabupaten Malang yang pengerjaan nya langsung diawasi oleh Kepala Dinas PKPCK Kabupaten Malang Wahyu Hidayat.

Mengenai progres penyelesaian pemasangan baliho branding wisata di Pendopo Kabupaten, Wahyu mengatakan sejak kemarin sudah mencapai 90 persen penyelesaian. “Hari ini kemungkinan beres semua,”ujarnya.

 

Dia juga berharap di tahun ini target pemasangan logo wisata Kabupaten Malang bisa diselesaikan secara tuntas diberbagai area umum dalam menguatkan branding yang diproyeksikan mampu menumbuhkan dunia pariwisata secara merata dan hasilnya bisa dinikmati seluruh masyarakat.

 

Harapan besar disertai dengan kesungguhan dalam aplikasinya terhadap tiga program besar Kabupaten Malang menuju Madep Manteb Manetep yang dikomandani Wahyu Hidayat ini telah membuat wajah perkotaan, baik di pusat pemerintahan dan di areal umum di Kabupaten semakin semarak.

 

Penumbuhan kesadaran dalam memiliki program yang digagas untuk kesejahteraan masyarakat ini juga mulai berkembang. Tidak sekedar dari elemen masyarakat tapi yang terpenting dari para Aparat Sipil Negara (ASN).

 

“Karena kita adalah contoh bagi masyarakat, maka kita wajib memulainya dari diri kita,”pungkas Wahyu.(Win)