PNS SATUAN KODAM V BRAWIJAYA TEWAS GANTUNG DIRI

MALANG – TFBI

Catur Jatmiko (49), pegawai negeri sipil (PNS) di satuan Kodam V Brawijaya yang juga warga Blok M Nomor 15 Perum Puri Kartika Asri Kecamatan Kedungkandang, tewas tergantung, Sabtu (19/8) sekitar pukul 05.35 wib.

 

Kematian bunuh diri yang di lakukan Catur ini sangat mengangetkan warga. Pasalnya, selama ini, korban dikenal sebagai pribadi yang ceria dan gembira. Jadi, belum diketahui pasti apa sebab musabab korban melakukan bunuh diri.

 

Ketua RT 01 Hadi Pratikno mengungkapkan, Catur sudah ditemukan meninggal dengan kondisi gantung diri. Saat itu istri korban, yakni Nurul Laily Agus Dwi Wati, bangun tidur dan berniat untuk shalat subuh.

 

Dan ketika itu, Nurul ingin mengajak suaminya pergi ke masjid. Namun waktu dicari, korban tidak berada di sampingnya.

 

”Saya tahunya selepas pulang subuhan di masjid. Setelah dengar ada kejadian itu, saya akhirnya langsung menuju TKP melihat situasi dan segera memanggil pihak berwajib. Saya sendiri sebelumnya pada 16 Agustus malam sempat ngobrol” ujar Hadi

 

Kasubbag Humas Polres Malang Kota Ipda Marhaeni menyampaikan, dari hasil identifikasi terhadap jasad korban, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Jadi, memang ada dugaan kuat korban melakukan bunuh diri yang ditunjukan dengan ciri-ciri lidah menjukur dan juga keluar cairan sperma. ”Identifikasi menyimpulkan dugaan bunuh diri. Perkiraan korban melakukan gantung diri saat semuanya terlelap tidur,”ungkapnya.

 

Cara korban melakukan bunuh diri juga diduga dengan melakukan sebuah ayunan atau lompatan. Korban ini langsung tergantung meski kakinya sempat menyentuh lantai. (win)