PT TELKOM INDONESIA MENDIRIKAN TOWER DI ATAS  LOKASI MILIK MASYARAKAT SETEMPAT

Pontianak – TFBI

Kaunah Warga Anjungan Melancar , akhirnya menggugat PT Telkom Indonesia ke PN Mempawa,pasalnya pihak Telkom telah mendirikan Tower diatas tanah yang selama ini di yakini sebagai milik Kaunah .

 

lokasi tanah yang saat ini di sengketakan terletak di Kelurahan Anjungan Melancar, Kecamatan Anjungan. Kabupaten Pontianak.

 

sidang  PS (pemeriksaan setempat) pada hari jum’at ( 6 /10) di hadiri polsek Anjungan, pihak PN Mempawa, BPN Mempawa, para pihak Ahli Waris dan PT. TELKOM INDONESIA sebagai tergugat

 

pemilik tanah saat ini yang sengketa atas nama KAUNAH ,berdasarkan hasil dari berita acara pengukuran pengambilan batas untuk sebidang tanah Hak Milik Nomor : 730/Anjungan Melancar /2010, Surat Ukur Nomor :717/Anjungn Melancar / 2009, tanggal 08 januari 2010. Luas nya tanah 3,375 M2 yang terletak di Kelurahan Anjungan Melancar, Kecamatan Anjungan, Kabupaten Pontianak yang telah terdaftar pada DI : 302 No. 501/ 2016 dan DI 305 No. 2071/ 2016,

 

tanggal 18 April 2016 berdasarkan surat tugas pengukuran No. 157/st-14.02/V/2016 tanggal 04 mei 2016, Dan hasil pengukuran balik batas  tersebut  terbukti kepemilikan tanah yang saat ini di kuasai PT, telekom Indonesia adalah  KAUNAH beserta Ahli Waris, dari petugas pengukuran pihak BPN (H. Solihin) mempawa juga membenarkan posisi tanah yang didirikan tower TELKOM Indonesia di atas  tanah milik KAUNAH.

sementara itu, saksi-saksi pemilik tanah yang berbatasan dengan tanah milik  KAUNAH juga membenarkan bahwa tanah yang dikuasai TELKOM Indonesia itu adalah benar  milik KAUNAH dengan Sertifikat Hak milik  No.  730. surat ukur tanggal 08-01-2010 No. 717/2009 luas 3.375 M2 .

 

” Tujuan kami datang ke lokasi dalam rangka pemeriksaan tempat dan memastikan ada/gak obyek yang disengketakan baik dari penggugat maupun tergugat 1 dan 2.Dan ternyata disepakati ada obyek yg sengketa dilokalisi ini.setelah itu acaranya ada bukti surat dari penggugat sama tergugat sekaligus saksi rencana tsb tanggal 12 Oktober 2017 sesuai kesepakatan kedua belah pihak di pengadilan ,” menurut keterangan pihak Pengadilan.

 

Manager Logistic Telkom Kalbar Rudi mengatakan, ” Adapun berdirinya Tower tersebut Sudah puluhan tahun bahkan sudah 26 tahun, Bahkan kita Kaget aja ada pihak yang Komplain, dan kita tanda tanya ada apa ,karena pada saat membangun tower ini tidak ada komplain.sehingga Kita ikuti aja prosedur Yang dijalankan “.

lanjut Rudi, Dengan kurun waktu sampai 25 tahun tidak ada karyawan PT Telkom menetap disini,maka saya hanya melanjutkan dan saya meyakini bahwa senior-senior saya pasti memperoleh lahan tersebut dengan  cara-cara yang baik dan prosedur aturan pemerintah, ” saya yakin itu, saya hanya menjalankan tugas saya Bahwa Telkom perusahaan pemerintah,dan lahan ini aset negara ya saya jalankan itu saja” Ungkap Rudi. ( Syaparudin-Agus Tami)