GALIAN C ILEGAL KEMBALI BEROPERASI DI DESA GUNUNG RONGGO KEC. TAJINAN

 

Galian di Desa Gunung Ronggo Kecamatan Tajinan diduga Ilegal

Kab. Malang – TFBI

Tampak excafator pc 200 di desa Gunung Ronggo kecamatan Tajinan sedang mengeruk tanah yang di duga tidak ada ijin nya , saat awak media TFBI  mendatangi lokasi tersebut, didapatkan informasi bahwa  pemilik tanah yang di keruk milik anggota TNI  .

sementara itu Pelaku bisnis Imam saat menemui awak media, mengatakan, ” untuk bisa menambang tanah ada kontribusi sebesar 3.000.000 yang di berikan kedesa, dana tersebut untuk pemberitahuan ada kegiatan penambangan untuk di kirim ke jalan tol yang ada di malang ” , ditambahkannya, ” pelaku bisnis tambang tanah urug ini menyediakan armada 21 unit arnada dum truk”.

Dengan merasa tidak terbebani  galian yang tidak ada ijinnya (galian liar) dapat melenggang bebas melakukan usaha meskipun legalitas belum di milikinya,padahal kejadian tersebut jelas melanggar undang undang no 40 tahun 2009 .

mendengar pengakuan dari pengusaha pertambangan, awak media berusaha menghubungi kepala desa Gunung Ronggo melalui ponselnya 081331648XX untuk konfirmasi penambangan Liar ,namun sangat di sayangkan kondisi ponsel waktu itu sedang tidak aktif.

usai dari lokasi penambangan,Awak media menyusuri hal tersebut ke Camat Tajinan Sholeh, Camat mengatakan ” Kepala desa Gunung Ronggo pernah menyampaikan yang isinya ada kegiatan pertambangan untuk program nasional pembangunan jalan tol di kabupaten malang,  namun bukan berarti saya memberi ijin karena bukan wewenang saya , ” ungkap Sholeh kepada wartawan TFBI

ditempat terpisah, salah seorang warga bernama GH (inisial-red) mengatakan, ”  saya merasa terganggu dan kondisi jalan jadi berdebu,sementara jalan di kampung ini kondisinya jalan sempit  namun tiap hari ramai lalu lalang mobil dum truknya proyek, mengenai kontribusi proyek galian di duga ILEGAL ini warga mengaku belum ada kontribusi yang masuk ke warga, ” jelasnya ( Bersambung ). ( Rz)