MIRIS GAJI GURU SMP NU KECAMATAN BULULAWANG KABUPATEN MALANG

Kab. Malang – TFBI
Seiring waktu berjalan tak terasa pengabdian kepada nusa dan bangsa demi cerdasnya anak bangsa, kepala sekolah SMP NU Mahmudi, SP.d menuturkan ke awak media (7/10/2017), dengan semangat perjuangan tidak melihat satu sisi materi akan tetapi melihat misi guru yang sangat mulia ikut andil mencerdaskan kehidupan rakyat indonesia khususnya anak bangsa yang ada di kabupaten malang.

lebih Lanjut Mahmudi mengatakan, ”  SMP NU ini mulai di kelola yayasan Al Ma’arif tahun 2000, sebelumnya pengurus lama meninggal dunia sehingga diteruskannya,” tuturnya,

dalam kegiatan belajar mengajar di dukung guru sebanyak 29 guru termasuk mahmudi. namun ironisnya guru sepeti mahmudi dan semua guru SMP NU setiap bulannya hanya menerima gaji sebesar 500.000.-.

 

jika di lihat dari kebutuhan kehidupan sehari-hari untuk mencukupi keluarga, maka para guru harus extra keras nyambi kerja lain asal halal, sampai pernah makelaran seadanya barang bekas misalnya tv , tape dll,ini semua untuk mencukupi kebutuhan keluarga.

 

Masih kata  Mahmudi, bila di liat gaji 500.000.- ini mas, bila tidak ada panggilan jiwa hati nurani semata-mata ikhkas demi cerdasnya anak bangsa ya sudah off saya mas, mengingat saya tau sendiri dunia pendidikan saat ini mahal apalagi kategori sekolah negeri banyak pungutan dan uang gedung mahal, para wali murid banyak yang mengeluh dan merasakan penderitaan , maka Sekolah swasta biarlah murah yang penting berkah dan manfaat dan tetap bersaing untuk mutu pendidikan .

Jabatan kepala sekolah tiap 3 tahun ada pengangkatan , mahmudi menuturkan 2020 jabatan yang dia emban sebagai kepala sekolah berakhir.

 

“Kegiatan extra kurikuler yang paling menonjol MARCING BAND yang di miliki SMP NU,prestasinya sampai tingkat nasional bahkan mancanegara. Biaya masuk sekolah anak didik tahun ajaran baru menggunakan system 1 tahun yaitu biaya 700.000.- tiap kenaikan kelas 150.000. Dan SPP hanya di kenakan biaya 65.000. Ini berlaku bagi semua anak didik di mulai kelas 7, kelas 8,sama  kelas 9 ,” pungkasnya.

 

Sumbangan dari Diknas pusat di gunakan dengan maksimal demi terciptanya anak didik yang handal dan bisa bersaing dengan sekolah negeri , harapan mahmudi selaku kepala sekolah SMP NU bila sekolah swasta boleh mengajukan ke diknas pusat / daerah mengenai penerimaan anak didik , siswa baru ini jangan danem nilai ujian yang baik saja sehingga swasta hanya kebagian anak didik yang kurang pandai.

 

mengakhiri pembicaraannya, mahmudi mengatakan, “bangunan SMP NU ini di dapat dari yayasan pengajuan / rekom sumbangan dari Diknas th 2015 dapat bantuan laboratorium komputer dan sumbangan sebesar 312.000.000.- di gunakan pembuatan gedung untuk anak didiknya “.( Rz )