SMAN 1 BULULAWANG DI DUGA LAKUKAN PUNGLI KEPADA WALI MURID

Kab. Malang – TFBI

Kabar tidak sedap kembali mencuat di lingkungan pendidikan Kab. Malang, pasalnya SMAN 1 Bululawang telah melakukan pungutan dengan dalil biaya daftar ulang bagi murid yang telah naik kelas,uang daftar ulangpun sampai sebesar rp 850 ribu

Saat awak media berusaha mendatangi SMA NEGERI 1 BULULAWANG  di temui bagian receptionist  menyampaikan bahwa kepala sekolah Dra. Lilik wahyuni  tidak ada di tempat masih keluar (25/9/2017).

mendengar jawaban dari receptionist namun awak media tetap berusaha klarifikasi terkait pembayaran daftar ulang kenaikan kelas sebesar rp 850.000,-   akan tetapi dengan tidak sengaja awak media dapat informasi dari pegawai kebersihan menyampaikan bahwa Dra. Lilik Wahyuni ada di ruangan piket dan pegawai receptionist dengan rasa malunya karena berbohong ke wartawan  TFBI,untuk menutupi kesalahannya,receptionist  akhirnya menjawab saya hanya menjalankan tugas dari kepala sekolah.

Di pihak wali murid inisial po (red ) anaknya yang bersekolah di SMAN 1 Bululawang merasa keberatan membayar uang kenaikan kelas / daftar ulang sebesar 850.000,-   , belum lagi iuran SPP sebesar rp 150.000 dengan rincian uang komite sebesar rp  75.000. Dan dana kegiatan 1 th, SBPP, LAIN LAIN Sebesar 75.000.ini kelas XII  yang harus di tanggung  wali murid sambil  mengeluh dan dana BOS yang katanya pemerintah dapat bantuan dikemanakan.

Masih kata Po, ” say  sangat mengharapkan ada pihak penegak hukum yang mau meluruskan.  masalah di SMAN 1 Bululawang, Padahal pembentukan dewan Komite Sekolah  di bentuk oleh wali murid , akan tetapi  sebaliknya fakta di SMAN 1 BULULAWANG yang membentuk Komite Sekolah adalah  dewan guru  ini sangat berseberangan aturan yang sudah ada, ” jelasnya.

Sampai berita ini diturunkan, kepala sekolah  Dra Lilik Wahyuni belum bisa di konfirmasi dan pihak recepsionis tidak mau memberikan no ponselnya.

melihat kejadian tersebut, wali murid berharap masalah ini segera terselesaikan dan di tuntaskan mengenai Daftar ulang dan iuran komite sekolah, ” bayangkan mas  berapa ratus murid yang sekolah di SMAN 1 Bululawang, saya berharap ada keringanan dari pihak Sekolah, ” tutur Po . ( Rz )